Lagu Hari Ini: “Road to Zion” oleh Damian Marley feat. Nas

I got to keep on walking On the road to Zion, man We got to keeps it burning On the road to Zion, man

Lagu “Road to Zion” adalah single kedua dari album Damian Marley berjudul “Welcome to Jamrock” yang dirilis tahun 2005, dinyanyikan Damian Marley bersama Nas. Aku tidak ingat kapan pertama kali mendengarnya, mungkin jauh setelah dirilisnya lagu ini. Seingatku, pada sekitaran tahun 2005 itu, aku hanya tahu lagu “Welcome to Jamrock”, single pertama dari album itu, yang sering diputar di radio.

Sejak pertama mendengar “Road to Zion”, aku sangat menyukainya. Ini memang genre favoritku, reggae/dancehall, dipadu dengan rap. Selain itu, nama Damian Marley tentu punya tempat khusus di hati penggemar musik reggae sepertiku. Dia adalah “pangeran” musik reggae. Anak dari sang raja, Bob Marley.

Lepas dari itu, tema yang dibawa dalam lirik lagunya juga menyentuhku. Zion adalah tempat utopia dalam kepercayaan Yahudi dan Rastafari. Sebuah tempat yang diimpikan oleh mereka yang sedang dalam pembuangan atau penindasan.

Seperti Bob Marley, Damian juga banyak memasukkan kepercayaan Rastafari dalam lirik lagu-lagunya. Zion dalam keyakinan Rastafari dimaknai berbeda dengan Zion dalam keyakinan Yahudi. Detail dari perbedaan itu tidak relevan kubicarakan di sini. Aku hanya ingin menegaskan bahwa Zion yang diimpikan penganut Rastafarian tidak sama dengan Zion yang digagas kelompok Zionisme yang mendirikan negara Israel modern. Zion impian Rastafari biasanya digambarkan sebagai tanah di benua Afrika, khususnya Etiopia, tempat yang dipercayai sebagai asal usul mereka. Belakangan, tampaknya Rastafarian mengartikan Zion bukan sebagai tempat fisik yang spesifik, melainkan suatu kondisi kehidupan dan pikiran yang ingin dituju, di mana pun mereka berada.

Kembali ke lirik lagu ini. Dalam tangkapanku, lagu ini menggambarkan ketegaran seseorang yang ingin mencapai Zion itu, di tengah semua rintangan yang ditemui di perjalanan.

Damian membuka lagu ini dengan bait lirik yang sangat menyentuh, dinyanyikan dengan suaranya yang serak:

Yeah, man Jah will be waiting there, we ah shout Jah will be waiting there.

Jah adalah sebutan untuk Tuhan dalam ajaran Rastafari. Tuhan menunggu di sana, di Zion. Sebuah penyemangat untuk manusia yang hidup dalam dunia yang penuh penderitaan dan penindasan.

In this world of calamity Dirty looks and grudges and jealousy And police weh abuse dem authority Media clowns weh nuh know ’bout variety.

Dengan bahasa Inggris bercampur Patois yang khas Jamaika, Damian menuturkan bagaimana derita mereka yang tertindas, dan selanjutnya dia mengajak mereka yang tertindas itu untuk tetap bertahan, melawan, menapaki jalur menuju Zion, sebab Jah telah menunggu di sana.

Clean and pure meditation without a doubt Don’t mek dem take you like who dem took out Jah will be waiting there we ah shout Jah will be waiting there

Babak selanjutnya dari lagu ini adalah masuknya Nas menyuarakan rapnya. Nas menceritakan penindasan yang dialami orang kulit hitam, baik di Afrika maupun di tempatnya (New York, Amerika Serikat) yang digambarkannya sebagai daymare atau mimpi buruk di siang hari.

Hadirnya Nas di sini seakan membawa pesan bahwa ketertindasan tidak hanya dialami oleh mereka yang tinggal di negara berkembang seperti Jamaika, tetapi juga dialami oleh mereka yang tinggal di tempat yang sudah maju seperti Kota New York. Penindasan ada di mana-mana, dilakukan oleh banyak pihak yang memegang kuasa, bahkan juga dilakukan oleh pemimpin dari kalangan mereka yang tertindas itu sendiri.

President Mugabe holding guns to innocent bodies In Zimbabwe They make John Pope seem Godly Sacrilegious and blasphemous.

Selesai bagian Nas, lagu kembali dilanjutkan oleh Damian hingga selesai. Bagian penutupan lagu ini terasa sangat menyentuh. Damian mengulang-ulang liriknya bahkan hingga ketika musiknya telah berhenti. Damian menyanyikan bagian akhir dengan suara seakan-akan dia tidak akan menyerah meski nafasnya hampir habis.

Instead of broken dreams and tragedy Youths weh need some love and prosperity Instead of broken dreams and tragedy By any plan and any means and any strategy Ay, say

You got to keep on walking on the road to Zion, man You know You got to keep on walking on the road to Zion, man.

Referensi: