Ada satu ungkapan yang sering saya dengar. Katanya, penguasa itu adalah cerminan dari rakyatnya. Jika rakyatnya baik-baik dan ganteng seperti saya, maka penguasanya juga baik-baik dan ganteng.
Ada yang percaya dengan ungkapan ini. Ada juga yang tidak. Kenyataannya, ada negeri yang dipimpin penguasa matre, dan rakyatnya pun juga matre. Ada penguasa yang diktator, dan rakyatnya pun juga egois.
Tapi ada negeri yang (konon) rakyatnya suka BBM murah, tapi penguasanya lebih suka menaikkan harga.
Setahu saya, ungkapan “Penguasa adalah Cerminan Rakyatnya” berawal dari sebuah kisah berikut ini.