oleh

Biasa, Bahagia

Beberapa kali terbesit keinginan dalam pikiran saya untuk memulai ulang blog ini dan memisahkan postingan-postingan lama ke tempat tersendiri, lalu mengisi blog ini hanya dengan postingan baru. Alasannya, tentu karena saya merasa telah banyak tumbuh dan postingan-postingan lama selain tak lagi mewakili keadaan saya hari ini juga banyak yang bisa membuat saya malu.

Saya melawan keinginan itu. Alasan terkuatnya adalah, meskipun saya bisa mengkurasi apa yang ingin saya tampilkan dari diri saya hari ini, namun saya tidak akan pernah bisa menghapus memori orang tentang saya. Orang masih menyimpan dan berhak menyimpan segala hal buruk yang saya lakukan di masa lalu. Saya pun menyimpan hal yang sama tentang orang lain. Saya tidak bisa lari dari segala masa lalu saya. Dampak dari yang saya lakukan di masa lalu masih harus saya bayar sampai hari ini, dampak pada diri saya sendiri maupun orang lain.

Alasan kedua adalah, saya telah tahu bahwa apapun yang saya lakukan di masa lalu, hasilnya akan sama saja untuk hari ini. Sama dalam hal bahwa saya akan tetap menjalani suka dan duka yang seperti saya rasakan sekarang. Mungkin yang tampak dari luar akan beda, tapi yang saya rasakan akan sama saja. Mungkin saya akan menjadi bukan bapak-bapak biasa seperti sekarang, tapi yang saya rasakan akan sama saja.

Catatan masa lalu saya akan tetap ada, boleh dibaca, boleh digugat. Tetapi, cara saya membacanya telah berubah. Saya membacanya dengan kacamata bapak-bapak biasa yang bahagia, sambil menertawakannya.

 

Tulis Komentar

Komentar